TANTANGAN PROFESI TEKNOLOGI PENDIDIKAN (Studi Kasus Balai Pengembangan Teknologi Pendidikan di Jawa Barat)

14 02 2009

Mungkin banyak diantara kita yang baru mendengar lembaga ini “Balai Pengembang Teknologi Pendidikan”, karena memang tidak banyak Propinsi/Daerah yang memilikinya, salah satu atau satu-satunya daerah yang memiliki BPTP adalah Jawa Barat.

Seperti apa lembaga ini dan apakah ini merupakan ayat-ayat kebangkitan eksistensi Teknologi Pendidikan di Indonesia? Atau merupakan momentum untuk keterlibatan Sarjana Teknologi Pendidikan di ranah pendidikan praktis (selama ini yang jamak kita ketahui Sarjana Teknologi Pendidikan sangat sering hanya dikaitkan dengan PUSTEKKOM).

Balai Pengembang Teknologi Pendidikan (BPTP), merupakan UPTD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Jawa Barat yang bertugas melakukan aktifitas pengembangan Teknologi Pendidikan yang akan dimanfaatkan oleh seluruh satuan pendidikan.

Berikut adalah Tugas BPTP:

Mengkaji, merancang, mengembangkan, menyebarluaskan, mengevaluasi Model dari sistim pembelajaran serta program Media Pembelajaran untuk Pendidikan Tingkat Dasar, Pendidikan Menengah, Pendidikan Tinggi, Pendidikan luar sekolah, Pendidikan luar biasa. Dan membina kegiatan pendayagunaan potensi SDM dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan di semua jalur, jenis dan jenjang sesuai prinsip Teknologi Pendidikan berdasarkan kebijakan yang ditetapkan Menteri Pendidikan Nasional ataupun Pemerintah Daerah

FUNGSI BPTP:

  • Perumusan kebijakan teknis operasional sesuai dengan kebijakan umum kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat
  • Perumusan kebijakan teknis di bidang pengembangan pendayagunaan Teknologi komunikasi dan informasi pendidikan
  • Pengembangan model dan sistem pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi komunikasi informasi pendidikan, termasuk menyelenggara kan fasilitas pelayanan konsultasi program pengembangan dan pelatihan
  • Pengembagan dan pembinaan program media dibidang teknologi komunikasi dan informasi pendidikan termasuk menyelenggarakan fasilitas pelayanan konsultasi dan pelatihan
  • Mendayagunakan dan peningkatan kualitas mutu pendidikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat
  • Melaksanakan Penyelenggaraan Diklat SMK Negeri dan Swasta meliputi perencenaan, pelaksanaan, dan evaluasi.

Melihat tugas dan fungsinya, maka keberadaan BPTP jelas mengemban tujuan strategis meningkatan pendidikan dengan perspektif Teknologi Pendidikan.

Menurut M.Nur K Amrullah, S.Pd selaku Ketua Umum Ikatan Sarjana Teknologi Pendidikan Indonesia ini menunjukan pemahaman teknologi pendidikan sudah semakin kentara di dinas pendidikan Daerah, ”keberadaan BPTP menunjukan pemahaman pengambil kebijakan dibidang pendidikan terhadap keilmuan Teknologi Pendidikan, ini merupakan angin segar bagi pengembangan keilmuan Teknologi Pendidikan khususnya Profesi Teknologi Pendidikan”. Amru juga menambahkan bahwa BPTP di Jawa Barat ini hendaknya diikuti daerah lain sampai tingkat Kota/Kabupaten ”Jika BPTP ini ada disetiap Propinsi dan Kota, maka tidak mustahil Modernisasi pembelajaran akan semakin cepat berjalan”.

Informasi lebih lanjut mengenai BPTP dapat diakses di www. bptpdisdik-jabar.com

Redaksi ISTPI

About these ads

Aksi

Information

3 responses

5 03 2009
Luna Maulana

Romantisme kehadiran instansi2 seperti BPTP, Pustekkom di tiap propinsi ataupun kabupaten/kotamadya selalu dirindukan oleh sarjana teknologi pendidikan. Tapi pertanyaannya apakah orang-orang yang berada di BPTP Jawa Barat adalah lulusan kurtek?. Bisa2 BPTP seperti halnya pustekkom, dimana tempat tersebut harusnya menjadi “ladang” lulusan tp tapi toh nyatanya sarjana tp yang berkarya disana hanya menjadi kaum minoritas. Selain itu, kalaupun lembaga seperti BPTP sudah menjamur di berbagai daerah apakah jurusan kurtek sebagai penghasil sarjana TP sudah mampu melahirkan Sarjana TP yang sesuai dengan permintaan pasar ?. Ataukah artikel diatas hanya sebuah romantisme akan eksistensi tp yang dari dulu hanya sekedar sebuah romantisme belaka.

Salam
Luna Maulana
(lulusan S1 kurtek yang sekarang sedang menyelesaikan kuliah di jurusan Teknik Informatika)

5 03 2009
Gadis

Disiplin ilmu apapun akan mengalami disfungsi di masyarakat apabila pegiatnya (baca Sarjana/lulusannya), tidak mampu eksis dan menerjemahkan teori-teori keilmuan di dalam kehidupan nyata di masyarakat. Apabila kita analisis angka pengangguran sarjana maka hampir semua disiplin ilmu ambil “jatah”.
Adanya fenomena Lembaga-lembaga yang mengorbit diranah keilmuan Teknologi Pendidikan sebenarnya harus dipandang sebagai tantangan bagi keluarga besar Teknologi Pendidikan. Jurusan Teknologi Pendidikan kampus Negeri atau Swasta harus cepat dan tepat melakukan reorientasi dan penyegaran diranah Kurikulum Perkuliahan sesuai tuntutan zaman, Alumni harus melakukan pembuktian kompetensi di Masyarakat dengan cara pelibatan diri di sektor-sektor pendidikan termasuk diantaranya membangun jaringan alumni dengan pemerintah dan profesional. Mahasiswa Teknologi Pendidikan juga bisa berjuang dengan karya-karya kemahasiswaan dan melalui Organisasi Mahasiswa.

28 10 2009
rafi rumana

bptp sudah sepatutnya memberdayakan lulusan TP

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 32 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: